Logo

📘 Materi Tes Kepribadian : Tes Wartegg


Tes Wartegg
1. Apa itu Tes Wartegg?

Tes Wartegg adalah tes proyektif grafis yang diciptakan oleh Ehrig Wartegg, seorang psikolog asal Jerman, dan digunakan untuk mengevaluasi aspek-aspek kepribadian seseorang. Tes ini terdiri dari 8 kotak berisi pola-pola stimulus (seperti titik, garis lengkung, garis lurus) yang harus dilengkapi oleh peserta menjadi sebuah gambar utuh berdasarkan kreativitas dan persepsi masing-masing.

Tes ini banyak digunakan dalam proses rekrutmen dan asesmen psikologis karena mampu mengungkap karakter, kecenderungan emosi, cara berpikir, serta gaya interaksi sosial seseorang melalui pendekatan tidak langsung (proyeksi).

2. Cara Mengerjakan Tes Wartegg
  • Peserta menerima lembar tes berisi 8 kotak dengan pola yang berbeda di setiap kotak.
  • Peserta diminta untuk menyelesaikan gambar di setiap kotak sesuai imajinasi dan kreativitas mereka.
  • Pengerjaan boleh dilakukan tidak berurutan, tetapi setiap gambar harus diberi nomor urut pengerjaan.
  • Setelah menggambar, peserta biasanya diminta memberi nama atau deskripsi singkat untuk tiap gambar.
  • Durasi pengerjaan biasanya dibatasi, antara 10–20 menit.
3. Penilaian Tes Wartegg

Penilaian dalam Tes Wartegg bersifat kualitatif dan dilakukan oleh psikolog atau asesor terlatih. Meskipun terlihat sederhana, gambar-gambar yang dihasilkan dianalisis secara mendalam berdasarkan berbagai aspek yang berkaitan dengan struktur kepribadian.

Berikut ini beberapa indikator yang digunakan dalam proses penilaian:

  • Urutan Pengerjaan: Menunjukkan prioritas dan kecenderungan alam bawah sadar terhadap tipe-tipe stimulus tertentu (misalnya visual vs. simbolik).
  • Kualitas Gambar: Dinilai dari detail, keseimbangan bentuk, proporsi, dan konsistensi antar gambar.
  • Kelengkapan Gambar: Gambar yang terlalu minimal bisa mencerminkan kurangnya motivasi, sebaliknya gambar yang terlalu kompleks bisa menunjukkan overthinking atau perfeksionisme.
  • Tekanan Garis: Menggambarkan intensitas emosi atau energi psikis. Garis yang sangat tebal bisa mengindikasikan agresivitas; garis samar bisa berarti keraguan atau kecemasan.
  • Deskripsi Gambar: Kata atau judul yang diberikan peserta memberi petunjuk cara berpikir dan persepsi mereka terhadap dunia.

Hasil dari analisis tersebut biasanya dikombinasikan dengan tes psikologi lainnya untuk mendapatkan gambaran kepribadian yang lebih utuh dan akurat.

4. Aspek yang Dinilai dalam Tes Wartegg

Berikut adalah aspek-aspek psikologis yang biasanya dinilai dari hasil Tes Wartegg:

  • 1. Kreativitas:
    Terlihat dari seberapa unik dan orisinal gambar yang dihasilkan. Individu kreatif cenderung menghasilkan gambar yang inovatif dan tidak biasa.
  • 2. Emosi dan Pengendalian Diri:
    Dianalisis dari tekanan garis, kesesuaian bentuk, dan harmoni gambar. Garis terlalu kuat atau bentuk agresif bisa menunjukkan impulsivitas atau masalah kontrol emosi.
  • 3. Kepercayaan Diri:
    Gambar yang tegas dan penuh biasanya mencerminkan rasa percaya diri tinggi, sedangkan gambar samar atau ragu-ragu bisa mengindikasikan ketidakpastian.
  • 4. Konsentrasi dan Ketelitian:
    Terlihat dari detail yang diperhatikan, proporsi gambar, dan keteraturan hasil. Gambar yang tidak seimbang bisa menunjukkan masalah fokus atau tergesa-gesa.
  • 5. Kemampuan Beradaptasi dan Problem Solving:
    Bagaimana peserta menyelesaikan pola yang sulit atau ambigu menunjukkan gaya berpikir mereka dalam menghadapi masalah.
  • 6. Motivasi dan Energi:
    Gambar yang lengkap dan antusias menunjukkan semangat, sedangkan gambar yang terkesan “asal jadi” bisa menandakan kurang motivasi.
  • 7. Stabilitas Emosi:
    Konsistensi dalam kualitas dan tekanan gambar dari kotak 1–8 membantu menilai kestabilan emosi seseorang.
  • 8. Interaksi Sosial:
    Dapat tercermin dari tema gambar — apakah menggambarkan manusia, hubungan antar objek, atau suasana sosial.
5. Tips Mengerjakan Tes Wartegg
  • Bersikap tenang dan jangan terlalu banyak berpikir. Tes ini menilai spontanitas juga.
  • Kerjakan gambar dengan seimbang antara kreativitas dan keteraturan.
  • Gunakan tekanan pensil yang wajar, hindari terlalu kuat atau terlalu samar.
  • Berikan nama atau deskripsi yang positif dan relevan pada tiap gambar.
  • Latihan sebelumnya bisa membantu, tapi jangan menggambar terlalu “dipaksakan”.
  • Hindari gambar yang menimbulkan kesan negatif (misal: kekerasan, depresi).
  • Tunjukkan variasi dalam jenis gambar, jangan semua kotak berisi gambar yang sama jenis (misalnya semuanya bunga atau kotak).

📝 Materi:
Tes Wartegg

Download Soal Tes Wartegg

Silakan unduh dan coba kerjakan soal di atas untuk berlatih sebelum mengikuti tes sesungguhnya.